Perusahaan Genki telah merilis tanggapan resmi atas gugatan yang diajukan oleh Nintendo of America, yang menuduh mereka melakukan pelanggaran merek dagang, persaingan tidak sehat, dan iklan palsu berdasarkan Undang-Undang Merek Dagang 1946. Menurut pernyataan Genki, mereka menganggap gugatan ini sangat serius dan sedang bekerja dengan penasihat hukum untuk merespon dengan bijak.
"Mungkin Anda sudah melihat bahwa Nintendo baru-baru ini mengajukan gugatan terhadap kami. Yang bisa kami katakan adalah ini: Genki selalu menjadi perusahaan independen yang berfokus pada pengembangan aksesori permainan inovatif untuk komunitas yang kami cintai. Kami bangga dengan pekerjaan yang telah kami lakukan, dan kami teguh dengan kualitas serta orisinalitas produk kami," kata Genki dalam pernyataannya.
Genki juga mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas dukungan luar biasa yang telah mereka terima sejauh ini, meskipun ada masalah hukum yang sedang berlangsung.
Insiden yang Memicu Gugatan
Gugatan ini berawal dari pemberitaan yang dimulai pada 1 April 2025, sehari sebelum Nintendo mengadakan acara Nintendo Direct untuk memperkenalkan Switch 2. Genki diduga telah mengirimkan email massal ke daftar pemasaran mereka dan mengunggah pengumuman di media sosial mengenai acara “Direct” milik mereka sendiri yang dijadwalkan pada hari yang sama dengan acara Nintendo tersebut. Genki juga diklaim mengklaim kompatibilitas produk yang akan dirilis, yang menurut Nintendo mustahil untuk dijamin tanpa akses tidak sah ke Nintendo Switch 2.
Gugatan ini semakin memanas karena Nintendo menuduh bahwa Genki mencoba mengambil keuntungan dari hype yang diciptakan oleh pengumuman besar Nintendo, tanpa izin yang sah.
Seiring berjalannya proses hukum ini, Genki berjanji untuk menjaga komitmen mereka dalam menciptakan produk-produk inovatif dan tidak melibatkan pihak lain dalam pelanggaran hak cipta atau persaingan tidak sehat.

0 Comments