Nintendo mencatat 2,2 juta aplikasi pre-order untuk Switch 2 di Jepang saja, meskipun harga konsol baru ini mencapai $449 dan pre-order sempat tertunda karena kekhawatiran terhadap tarif impor elektronik yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump di Amerika Serikat.
Menurut Nintendo, angka tersebut "jauh melebihi ekspektasi" mereka, menunjukkan permintaan yang sangat besar setelah delapan tahun Switch generasi pertama beredar. Switch generasi pertama diluncurkan pada Maret 2017 dan telah terjual lebih dari 150 juta unit, mendekati rekor penjualan konsol DS.
Prediksi dan Target Penjualan Switch 2
Nintendo menargetkan penjualan global sebanyak 15 juta unit Switch 2 hingga akhir Maret 2026. Ini hampir setara dengan pencapaian tahun pertama Switch generasi pertama, meskipun harga versi baru jauh lebih tinggi.
Menurut laporan keuangan terbaru mereka, Nintendo mengalami penurunan penjualan sebesar 30,3% dibanding tahun lalu. Perusahaan berharap Switch 2 akan menjadi penyelamat penjualan, baik untuk hardware maupun software.
Tantangan Tarif dan Penjualan Digital
Selain tantangan harga, Nintendo juga harus menghadapi dampak tarif dari AS yang bisa mempengaruhi strategi distribusi dan harga. Perusahaan menyebutkan akan terus memantau perkembangan pasar dan menyesuaikan strategi finansial sesuai perubahan kebijakan dagang.
Selain itu, tren penjualan permainan digital mulai mendominasi, terutama karena banyak rilis fisik pihak ketiga tidak lagi menyertakan game utuh di dalam kartu. Ini membuka peluang lebih besar bagi model distribusi digital di era Switch 2.
Nintendo menyampaikan bahwa mereka akan terus memperkuat daya tarik Switch 2 melalui peluncuran game eksklusif secara berkala dan memperluas ekosistem konsol secara menyeluruh.

0 Comments