Dead Take: Horor Psikologis Baru dari Pembuat Tales of Kenzera

Dead Take: Horor Psikologis Baru dari Pembuat Tales of Kenzera

Dead Take adalah game horor psikologis orang pertama yang dikembangkan oleh Surgent Studios, studio di balik Tales of Kenzera: ZAU. Dalam kolaborasi dengan penerbit Pocketpair, game ini kini tersedia untuk wishlist di Steam.

Dalam game ini, kamu berperan sebagai seorang aktor yang merasa cemas saat temannya tiba-tiba tak bisa dihubungi. Kamu harus menyelidiki sebuah rumah mewah yang sebelumnya digunakan untuk pesta meriah, tapi kini sunyi dan penuh sosok misterius menyeramkan.

Kamu akan menyusuri ruangan-ruangan seperti audition room, galeri seni, dan bioskop pribadi. Pemain harus menyusun potongan klip video serta memecahkan teka-teki berbasis objek untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi malam itu. Rumah tersebut kini hanya dihuni oleh sosok-sosok manusia misterius yang muncul secara tiba-tiba di tempat yang tak terduga.

Yang menarik, lingkungan 3D dalam game ini dibuat secara manual dengan detail tinggi, lengkap dengan properti yang terinspirasi dari dunia perfilman nyata. Musik latarnya dikerjakan oleh Ross Tregenza, yang sebelumnya juga menggarap soundtrack Helldivers 2.

Proyek ini menjadi bentuk pelampiasan emosional dari CEO Surgent Studios, Abubakar Salim. Setelah Tales of Kenzera: ZAU menuai pujian kritik tapi gagal secara komersial, tim mereka sempat menghadapi PHK dan kampanye kebencian online. Kini, mereka bangkit dengan proyek yang membawa tema berat: sisi gelap dari industri hiburan.

"Kami merahasiakan banyak hal karena ini adalah topik yang sensitif dan sangat pribadi," ungkap Abubakar Salim. "Saat game ini rilis, saya ingin pemain berpikir, 'Saya tidak percaya mereka benar-benar melakukan ini.'"

Saat ini, belum ada informasi apakah Dead Take akan dirilis untuk konsol, namun kamu sudah bisa masukkan ke wishlist di Steam. Game ini dirancang untuk menggambarkan realita keras dari dunia hiburan: ketenaran, warisan, dan kekuasaan yang bisa membawa kehancuran.

Post a Comment

0 Comments