Setelah 25 tahun sejak game pertamanya yang ikonik, Wu-Tang: Shaolin Style, grup rap legendaris asal New York, Wu-Tang Clan, kembali menggebrak dunia game. Proyek terbaru mereka, Wu-Tang: Rise of the Deceiver, diumumkan secara spektakuler di panggung Summer Game Fest 2025.
Ini bukan sekadar game biasa, melainkan sebuah proyek yang disebut sebagai bagian dari puncak perjalanan salah satu grup hip-hop terhebat sepanjang masa. Dikembangkan oleh Brass Lion Entertainment, game ini adalah surat cinta untuk para penggemar dan kultur hip-hop secara keseluruhan.
Game ini ternyata sudah dikembangkan selama tiga tahun. Awalnya, proyek ini dimulai sebagai karya pendamping untuk Angel of Dust, sebuah film yang diproduseri oleh Ghostface Killah dan disutradarai oleh The RZA.
"Kami mengambil elemen-elemen dari naskah film tersebut yang sangat cocok dari perspektif interaktif, dan membuat karya pendampingnya," kata Bryna Dabby Smith, salah satu pendiri dan CEO Brass Lion Entertainment.
Menurut Dabby Smith, etos utama di balik Rise of the Deceiver adalah "lakukan demi kultur" (do it for the culture). Jika banyak game lain hanya menggunakan hip-hop sebagai hiasan, game ini berbeda.
"Kami ingin menciptakan sesuatu yang dibangun dari nol," ujar Dabby Smith. "Game ini dibuat oleh kultur, untuk kultur, dan benar-benar mewakili apa yang telah [Wu-Tang Clan] sajikan selama bertahun-tahun."
Musik adalah elemen fundamental bagi Wu-Tang Clan, dan di game ini, musik diperlakukan dengan sangat istimewa. Tim suara di Brass Lion menciptakan sebuah sistem musik dinamis.
"Saat kamu memainkan game, musik akan bereaksi terhadap apa yang kamu lakukan, dan pengalaman itu akan benar-benar unik bagi caramu bermain," jelas Dabby Smith. Ini berarti setiap sesi permainan akan terasa berbeda secara audio.
Pemain juga akan menikmati diskografi Wu-Tang dengan cara yang belum pernah mereka dengar sebelumnya.
- Versi Remix: Aransemen ulang dari lagu-lagu klasik.
- Versi Orkestra: Memberikan nuansa sinematik yang megah.
- Trek Baru: Lagu-lagu baru yang dibuat menggunakan sampel ikonik Wu-Tang, menciptakan sesuatu yang segar namun tetap familiar.
"Hip-hop adalah bentuk seni sinkretis. Ia mengambil potongan-potongan dari hal yang sudah ada dan menggabungkannya dengan cara yang unik," kata Evan Narcisse, seorang penulis dalam proyek ini. "Wu-Tang Clan itu lebih besar dari kehidupan nyata. Mereka adalah pahlawan super, dan mereka pantas mendapatkan dunia yang mencerminkan warisan itu."
Secara ringkas, Wu-Tang: Rise of the Deceiver adalah sebuah game Aksi RPG yang menggabungkan elemen Afro-surealisme dengan inspirasi anime. Game ini bisa dimainkan sendirian (solo) atau dalam mode co-op online hingga tiga pemain.
Meskipun game pertamanya di tahun 1999 adalah eksklusif untuk PlayStation, Rise of the Deceiver direncanakan untuk rilis di berbagai platform, termasuk PC dan konsol. Halaman resminya di Steam sudah aktif, di mana pemain dapat memasukkan game ini ke Wishlist mereka. Game ini juga akan mendukung fitur Steam Family Sharing.
Hingga saat ini, Brass Lion Entertainment belum mengumumkan tanggal rilis maupun detail harga. Namun satu hal yang pasti, kembalinya Wu-Tang Clan ke dunia game adalah sebuah perayaan besar "untuk kultur".
0 Comments